Friday, March 18, 2011

Sharing perenungan dari orang yang saya hormati

Dear all,

Semua dunia melihat apa yg terjadi di jepang. Mereka mengalami 3 kejadian yg luar biasa.
1. Gempa 9 SR ( padang hanya 7.2)
2. Tsunami yg mengerikan
3. Kebocoran nuklir yang masih terus dijaga (karena efeknya bisa jangka waktu yg lama)

Tapi apa yg dunia peljari dari jepang, semua orang memuji jepang.. bahwa mereka disiplin, tidak ada penjarahan yang biasa terjadi apabila ada bencana atau perang.Bahkan dikatakan mereka paling siap menghadapi bencana ? KOK BISA. Kenapa kita tidak ?

TAPI semua org hanya memuji, bahwa jepang HEBAT, wah mereka hebat.. tapi semua org tidak berpikir KENAPA BISA YAH ? KENAPA MEREKA BISA SEPERTI ITU ? BAGAIMANA CARANYA ?

Seringkali orang hanya kagum untuk apa yg terjadi. Tapi tidak pernah berusaha untuk menjadi seperti itu. Saya heran kenapa org itu begitu terpukau oleh response orang.. tapi tidak pernah MELIHAT DIRI SENDIRI, apakah SAYA SEPERTI MEREKA .

Pada saat ke3 hal terjadi... hanya 1 yang bisa saya katakan. RESPONSE mereka baik.... mereka tidak marah, mengumpat.. tapi RESPONSE baik. Semua sudah terjadi, hidup terus berjalan dan harus tabah.

Tapi itu baru awal .. kenapa bisa punya response yang baik ? ada baiknya kita balik ke tahun 45:

SIlahkan baca cuplikan peristiwa: (diambil dari wiki)

"Pada tanggal 6 agustus 1945,amerika mengirimkan 2 buah pesawat jenis boeing b-29 superfoster yang membawa bom atom "Little Boy" dari markas amerika di filipina.pesawat ini bernama engola gay.bom dengan berat 55 ton ini dibawa ke hiroshima untuk dijatuhkan.tepat pukul 9.00 pagi,pesawat ini menjatuhkan bom atom dengan daya ledak 50 km/segi.dibandingkan dengan bom atom litle boy, bom fat man jauh lebih besar daya ledak dan beratnya.bom ini dijatukan di nagasaki pada 9 agustus 1945.daya ledak hingga 100 km/segi,dan beratnya 105 ton"

Bom atom ini membunuh sebanyak 140.000 orang di Hiroshima dan 80.000 di Nagasaki pada akhir tahun 1945.[1] Sejak itu, ribuan telah tewas akibat luka atau sakit yang berhubungan dengan radiasi yang dikeluarkan oleh bom.[2] Pada kedua kota, mayoritas yang tewas adalah penduduk.
Enam hari setelah dijatuhkannya bom atom di Nagasaki, pada 15 Agustus, Jepang mengumumkan bahwa Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu, menandatangani instrumen menyerah pada tanggal 2 September, yang secara resmi mengakhiri Perang Pasifik dan Perang Dunia II. (Jerman sudah menandatangani menyerah pada tanggal 7 Mei 1945, mengakhiri teater Eropa.) Pengeboman ini membuat Jepang sesudah perang mengadopsi Three Non-Nuclear Principles, melarang negara itu memiliki senjata nuklir.[3]"


Setelah peristiwa ini terjadi, jepang mengalami kehancuran. Kaisar jepang saat itu berkata "ADAKAH GURU YANG TERSISA ? "


Kemudian jepang mengalami boikot ekonomi dari negara ngara dunia, termasuk tidak boleh mengimport senjata perang.


Ke 2 hal ini menarik. Karena di boikot oleh negara negara lain, jepang mendeklarasikan utk menutup dri dari dunia luar DAN TIDAK ADA yg membantu mereka utk bangkit.


Saat itu response mereka BAIK. Efek dari nuklir itu mengerikan... tapi mereka sadar hidup harus jalan terus dan memperbaiki yg rusak walau berat. RESPONSE ini luar biasa... membuat mereka semakin mencintai diri mereka sebagai bangsa jepang.

DIKARENAKAN MEREKA PERNAH SEHANCUR HANCURNYA, makanya Jepang saat masa kejayaan, hancur lagi.. mereka tetap punya response yang baik.

Diboikot secara ekonomi artinya mereka harus membangun sendiri semuanya, sebab itu jepang membuat mobil dll. Bahkan hasilnya semua tahu bahwa, produk JEPANG MAHAL tapi KUALITAS no.1. Setiap orang membeli barang selalu tahu dan pasti JEPANG ngga ada lawan. XBOX360 ngga laku di jepang, karena buatan USA (pabrik di cina), sebab itu xbox360 adalah lemparan produk yg ngga laku di jepang dan dilempar ke indonesia. PS3 tetep no 1 di jepang. Apalagi kalau kita bicara tentang genset, mobil atau apapun yg bersifat manufacturing.



Karena jepang tidak boleh punya senjata militer (dulu), mereka membuat pasukan bela diri. Artinya Jepang mau kirim pesan.. memang dengan serangan udara kami kalah. Tapi saat pasukan infrantri kalian masuk utk menjajah jepang. Kalian akan berhadapan dengan pasukan beladiri jepang di darat... dan dengan tangan kosong kami akan kalahkan kalian. Itu artinya simple.. kami hanya menjaga diri kami saja, ini artinya berjuang sampai akhir dan tanpa senjata. itu adalah BUSHIDO Jepang.


Dan sampai sekarang pasukan bela diri jepang ditakuti di seluruh dunia, dari sana lahir.. karate, taekwondo,,kendo, jujitsu dlll dan itu sangat mendunia dibanding kunfgu dari china. Bahkan pasukan beladiri sering dipanggil untuk membantu bencana bencana yg terjadi di tempat lain.


Semua seluruh dunia tahu bagaimana orang jepang bekerja, mereka sangat PEKERJA KERAS. Walaupun mereka pendek, tapi saat mereka jalan .. tidak ada yg bisa mengalahkan kecepatan cara mereka berjalan. Semua serba cepat, tepat dan kerja keras. Dan mereka berusaha mencapai apa yg mereka inginkan



Dari semua uraian diatas... mereka cuma mendapat 1 pesan... JANGAN EGOIS. EGOIS artinya adalah hanya mementingkan diri sendiri yg SESAAT tanpa melihat org lain. Saya mendapat banyak cerita, pada saat mereka antri membeli makanan, mereka hanya diam kalau habis dan akan dibagi oleh orang lain. Bahkan ada yg cuma minum teh dan permen saja berhari hari sampai mendapat makanan, dan mereka tidak merampok orang lain.


Jadi mustahil suatu bangsa berubah dalam 1 hari, revolusi dan transformasi bisa berubah dalam 1 hari. Tapi perubahan karakter EGOIS menjadi tepo seliro membutuhkan waktu, proses ,kalau perlu sebuah proses kehancuran. Karakter adalah PR yang membutuhkan proses, walau suatu kemerdekaan, keselamatan, didapat didalam 1 hari. Tapi proses KARAKTER tidak dalam 1 hari, PERLU KEHANCURAN untuk membuat KARAKTER, butuh PROSES PEREMUKAN dan PROSES PERENDAHAN DIRI. Biasanya orang yang melewati PROSES KEHANCURAN ini dengan baik, akan menjadi orang besar. Ingat proses kehancuran harus dilewati dengan baik, kalau salah response ... malah akan semakin HANCUR.


Mungkin untuk orang yang belajar untuk tidak EGOIS tanpa mengalami PROSES KEHANCURAN, itu bisa TERJADI.. apabila MEMILIKI KEMAMPUAN KONTROL DIRI atau KEMAMPUAN MENEMPATKAN DIRI DAN PRIBADI DAN MENGENAL DIRI. Apabila hal tersebut tidak dimiliki, maka PROSES PEREMUKAAN akan terjadi :)


Bahkan dikatakan mereka paling siap menghadapi bencana ? KOK BISA. Kenapa kita tidak ? Saat itu gedung gedung tokyo tetep berdiri menjulang. Kuncinya adalah KONSISTEN. Walau tidak gempa, tetep membangun tahan gempa, takaran semen akan terus dijaga. Mereka tidak mencuri apabila ada kesempatan mencuri. Karena mereka tahu itu akan terjadi.. SEKALILAGI, MEREKA TAHU BAHWA GEMPA BESAR ITU AKAN TERJADI dan tidak ada yg bisa menghalangi hal tersebut. Cara akhirnya adalah mengurangi EFEK MEMATIKAN dengan membangun PERSIAPAN PERSIAPAN. Walau 1 tahun, 4 tahun. 5 tahun, bahkan puluhan tahun.. tetap dijaga .. itu waktu yg lama dan melewati beberapa generasi.. TETAP SAJA KONSISTEN.

Dari semua itu yang mengajari adalah PEMIMPIN dan GURU dan KEPALA KELUARGA di RUMAH. Saya pikir semua orang harus menjadi seorang pemimpin dan guru bagi banyak orang sesuai dg nilai culture kita. Tidak usah menyalahkan betapa jeleknya negeri kita, dimulai dari diri kita.

Inti dari jepang:
1. Tepa saliro
2. Kerja keras
3. Konsiten

( founder www.varnion.com )

0 comments:

Post a Comment