I Learn much from this true life story..
Ada sebuah kisah luar biasa yang terjadi padaOlimpiade di Mexico City tepat 40 tahun yang lalu (1968). Ada seorang pelari maraton asal Tanzania yang sensasional direkam sejarah. John Stephen Akhwari namanya.
Ia menjadi tajuk berita bukan karena memecahkan rekor finish tercepat, bukan pula karena memenangkan medali emas. Dia justru finish di tempat terakhir. Para pelari lain telah menyelesaikan perlombaan lebih dari satu jam sebelumnya. Stadion pun sudah hampir kosong. John Stephen Akhwari kemudian terlihat memasuki stadium dengan tertatih-tatih, kakinya dibalut dan terlihat berdarah. Ini yang terjadi: ketika memasuki kilometer ke 19, ia terjatuh karena tubrukan. Akhwari mengalami luka menganga di lutut kanannya dan mengalami masalah dengan persendian bahunya. Dalam kondisi demikian, semua orang akan maklum jika ia mengundurkan diri. Bayangkan terus berlari dengan lutut terluka parah, dan bahu lepas dari persendian. Mungkin membayangkannya saja kita sudah bergidik. Tapi apa yang diputuskan oleh Akhwari adalah luar biasa. Dia meneruskan perlombaan dengan segenap sisa kekuatan yang ada, dan bisa mencapai finish. Mungkin bagi sebagian orang ia dianggap bodoh, minimal heran akan keputusannya. Wartawan pun bergegas menanyakan apa yang menyebabkan ia terus berlari meski tahu bahwa ia tidak mungkin lagi menang. Akhwari memberi jawaban:“My country did not send me 5,000 miles to start the race,They sent me 5,000 miles to finish it.”
Monday, October 4, 2010
hero's story 2 ( john stephen akhwari, tanzania )
2:16 AM
No comments









0 comments:
Post a Comment